|
Komputer/Gadget Anda harus mendukung Adobe FlashPlayer Untuk bisa Menjalankan Feature ini
|
|||||
![]() |
Did you miss
|
|
Download OUTLINE-KHOTBAH Klik disini |
![]() |
GBI WTC Serpong |
|
|
|||||
Hukum Multiplikasi - Part 02-
-Lanjutan 10 Hukum Tuaian-kita akan lanjutkan kembali pembahasan mengenai 10 Hukum penuaian yang sudah dibahas diwaktu lalu tetapi belum selesai.-Lanjutan-6Tuaian itu selalu BUTUH WAKTU, kita semua maunya: hari ini menabur - besok sudah bisa menuai; contoh : Saat Kita tanam bibit mangga -maunya- sih besok sudah ada buah-nya, Pahamilah bahwa Inilah bagian yang paling sulit dilewati oleh anak Tuhan.ini kesaksian saya sewaktu masih mahasiswa dahulu;Saya dahulupun kesulitan dalam memberi perpuluhan (lha wong tidak memberi saja sudah KURANG; apalagi jika saya memberi perpuluhan?); tetapi kemudian sayapun TERGERAK untuk MENTAATI; pikir saya: "Kalaupun saya kekurangan, bahkan lebih kekurangan dari yang sebelumnya, toh minimal saya SUDAH TAAT kepada Perintah TUHAN..."Lalu Saya-pun memberi perpuluhan walau dengan ber-cucuran airmata; maka waktupun berlalu; saya tunggu 1 Bulan belum ada berkat, tunggu lagi 2 Bulan, masih belum ada berkat, saya tunggu lagi 3 Bulan, 4 Bulan, 5 Bulan, bahkan sampai 6 Bulan sudah berlalu; tetapi TETAP saya tidak lihat Berkat itu datang;Justru Keadaan malah bertambah parah karena saat itu orang tua saya tidak bisa mengirimi saya uang; sayapun terpaksa BERPUASA MAKAN; bahkan sampai akhirnya harus mengalami kelaparan;Singkat Cerita; tak lama Terjadilah serentetan peristiwa yang membuat saya heran akan Mujizat pertolongan Tuhan, Tak lama sayapun mendapatkan beasiswa padahal saya sudah semester 4 pada waktu itu (biasanya beasiswa diberikan diawal kuliah bukan?), dan akhirnya sampai Tuhan Terus memberkati saya, sampai hari ini.7Jaga Tuaian (tanaman) supaya bisa menghasilkan tuaian dengan baikLogikanya begini : apakah pohon apel bisa berbuah jika pohonnya mengalami kerusakan? oleh karena itu kita perlu menjagai hidup kita. Salah satu tindakan "menjaga Benih" oleh para suami adalahMENJAGA KASIH-NYA KEPADA ISTRI, karena walaupun sudah setia memberi perpuluhan, atau menabur benih tetapi jika tidak Mengasihi Istri; maka doa suami bisa terhalang (lihat: 1 Petrus 3:7). MENJAGA KEDAMAIAN, jagalah kerukunan rumah Tangga, karena Tuhan Senang jika melihat anak-anak-NYA hidup rukun dan damai, Sebab kesanalah Allah memerintah BERKAT! (Mazmur 133 : 1,3)TAATLAH MENGEMBALIKAN PERPULUHAN LEBIH DAHULU; baru anda menabur benih, karena JANJI TUHAN untuk membuka PINTU SURGA ada di PERPULUHAN; jika anda menabur benih tetapi belum setia/rutin mengembalikan perpuluhan maka bisa jadi PINTU SURGA MASIH TERTUTUP!.8Menabur sambil mencucurkan air mataDalam hukum pertanian ada semacam hukum bahwa "TIDAK SEMUA BENIH YANG DITABURKAN akan MENGHASILKAN TUAIAN", katanya nanti ada sebagian yangterkena hama dan akhirnya tidak bertumbuh, ada sebagian bisa dimakan tikus, dsb...Tetapi Alkitab mencatat bahwa jika kita Menabur sambil mencucurkan air mata P.A.S.T.I (sekali lagi PASTI!!!!) akan menghasilkan tuaian besar (Lihat Mazmur 126)Menabur dengan mencucurkan airmata; bisa diartikan menabur dalam jumlah atau frekwensi yang besar (atau tidak pernah diberikan sebelumnya), sebelumnya pastikan bahwa anda sudah memiliki damai sejahtera dari Tuhan dan persetujuan istri. 9JIKA ANDA DIBERKATI, BERKAT ITU Jangan DIMAKAN SEMUA; Sisihkan untuk benih taburan selanjutnya.<2 Kor 9:10> supaya selalu tersedia tuaian bagimu.10KAYA BUKANLAH TARGET HIDUP KITA; TARGET HIDUP KITA ADALAH BERKENAN DIMATA TUHAN.Tuhanlah yang memberikan pertumbuhan dan Tuaian. Maka bangun hubungan intim dengan Tuhan yang memberikan tuaian. Jika hidupmu berkenan kepada Tuhan, Tuhan punya banyak cara untuk memberkati kita. bukanlah hal yang sulit untuk Tuhan mengubah/mengangkat kehidupan kita dalam waktu 1 hari (seperti Yusuf misalnya)Bahkan jika dunia (orang lain) berusaha menghalangi-halangi kemajuan hidupmu; Tuhan Bisa dengan cara yang ajaib membuat berkat itu sampai kepadamu (Seperti Sadrakh, Messahk & Abednego)
Pemesanan CD Khotbah ini dapat dilakukan via telp di 021 - 53155701 atau melalui Toko Buku Tabgha pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.






