Komputer/Gadget Anda harus mendukung Adobe FlashPlayer Untuk bisa Menjalankan Feature ini


 


 

Did you miss
Pdt. Ir. Y. Wiryohadi Sermon?
klik disini

 


 
Download
OUTLINE-KHOTBAH
Klik disini
 

 

GBI WTC Serpong
On Youtube 
klik disini


 

 

Tuntunan Tuhan Memasuki Sidon

Sermon NotesMazmur 33:9, “Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada.”Saat ini, Tuhan sedang memerintahkan gerejanya untuk memasuki Sidon. Sebagai gereja yang berjalan sesuai tuntunan Tuhan, kita harus taat meresponi perintah ini. Sebab, ketika gereja setia berjalan menurut tuntunan-Nya, melakukan serupa seperti yang Ia kehendaki, maka Tuhan akan membuat gerejanya berhasil.Beberapa tahun lalu, Tuhan memberikan empat janji kepada GBI WTC, yaitu: bangsa-bangsa akan datang, raja-raja akan datang, anak-anak rohani akan datang, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepada gerejanya. Tiga dari keempat janji tersebut Tuhan telah genapi. Dan kita harus percaya, janji yang keempat yakni kekayaan bangsa-bangsa pun akan datang kepada kita. Tidak ada lagi jemaat yang kekurangan atau miskin. Sebaliknya, berkat-berkat Tuhan akan turun dan mengalir atas kehidupan gereja dan jemaat-Nya.Pada April 2011, Tuhan juga berjanji akan menurunkan hujan. Ada empat hujan, yaitu hujan perjumpaan dengan Tuhan akan datang (Tuhan akan bertemu dengan umat-Nya lebih sering), hujan berkat akan mengalir, hujan pengajaran dan hikmat akan datang, serta hujan mujizat akan turun.  Kita harus mengimani, tidak lama lagi, kita pun akan mengalami hujan yang keempat. Kita akan melihat mujizat demi mujizat; yang sakit disembuhkan, yang miskin diperkaya, yang lemah diberi kekuatan, dan yang runtuh serta rusak keluarganya akan dipulihkan kembali.Apa yang harus kita kerjakan agar hujan turun? Sesuai dengan tuntunan Tuhan yang diberikan melalui Bapak Gembala, Pdt. Ir. Jonathan Wiryohadi, kita harus mengerjakan seperti yang dilakukan Elia di dalam 1 Raja-Raja 17: 7-10.  Yakni:    Tuhan meminta kita untuk memasuki Sidon.    Sidon bagi kita adalah Banten: Serang, Cilegon, dan wilayah Banten Barat.    Mengapa Elia harus memasuki Sidon? Sidon adalah tempat asal Izebel, anak Raja Etbaal.                Pada masa itu, hujan tidak turun selama 3 tahun hingga terjadi kekeringan akibat mereka                  menyembah Baal. Itu alasannya mengapa Elia harus pergi ke Sidon atas perintah Tuhan. Di sana ia harus melakukan peperangan rohani untuk  melawan semua roh-roh jahat yang menyebabkan hujan tidak turun. Itu juga yang harus kita lakukan, kita harus menduduki dan menaklukan Sidon (Serang, Cilegon, dan kota lain di Banten). Saat semua pemimpin, pengerja, dan jemaat dengan tekun memasuki Sidon, maka percayalah akan terjadi breakthrough di dalam bisnis, rumah tangga, pekerjaan, ekonomi, pelayanan dan hidup kita.  Mujizat demi mujizat akan terjadi dalam segala aspek kehidupan kita.Apakah arti dari Sidon?Pertama, Sidon berarti hunting/memburu. Selama kita memasuki Sidon, kita akan terus memburu semua kekuatan musuh (kuasa-kuasa jahat dan penguasa orang kuat) yang menguasai Banten/kota di Indonesia untuk  dilumpuhkan. Untuk itulah, hari-hari ini, GBI WTC giat mengadakan doa peperangan di Banten Barat setiap bulan sekali, sampai seluruh penguasa diruntuhkan. Kelak akan berdiri gereja-gereja yang kuat rohnya, dengan jumlah jemaat yang besar, dan kuat secara finansial untuk memberkati kota-kota. Dan Tuhan pun dipermuliakan di sana!Kedua, Sidon berarti fishing/memancing. Artinya, kita harus menaruh “umpan” untuk mendapatkan sesuatu yang lebih besar dan berharga. Gereja harus mulai mancing! Seperti yang dilakukan janda di Sarfat, ia memberi makan pada waktu Israel mengalami kekeringan. Apa yang terjadi? Ia tidak pernah mengalami kekurangan! Sementara janda yang lain mati, ia tetap hidup. Maka dari itu, saat Tuhan menetapkan waktu bagi kita untuk memancing, hendaknya kita  taat mengerjakannya. Sehingga saat yang lain kering, kita diberkati. Saat yang lain kesulitan, kita tetap mengalami kelimpahan. Camkan, inilah masa dimana kita harus menabur!Sebagai tindakan profetik untuk fishing atau memancing, Gereja GBI WTC  memberi makan orang-orang miskin atau kurang mampu agar kita bisa melihat mujizat yang besar dan berharga. Ada dua hal yang kita rindukan dari hasil kita memancing, yakni:-    Banyak jiwa diselamatkan bagi Kristus. Seperti yang tertulis dalam 1 Raja-Raja 18:39 seluruh rakyat sujud menyembah Tuhan.-    Berkat Tuhan dicurahkan. Ingat saudara, ini adalah waktunya kita menabur. Mengapa? Sebab, hanya orang yang menabur yang berhak untuk menuai! Hanya orang yang menabur berhak untuk hasil kota dan provinsinya.  Sebab itu, jika Tuhan menggerakan kita untuk memancing (menabur) lakukanlah itu dengan taat.Beberapa waktu lalu ministri Indonesia Sejahtera  melalui Kantin 52, memberi makan masyarakat yang tinggal di sekitar gereja. Masyarakat bisa membeli makanan untuk berbuka puasa dengan harga yang sangat murah. Lewat pelayanan ini, warga masyarakat merasa sangat diberkati.  Bagian penting lain yang harus kita kerjakan ketika memasuki Sidon adalah tingkatkan intensitas doa kita! Perhatikan, ketika Elia meminta hujan, ia harus menekuk lututnya. Ia bungkuk seperti orang yang sedang melahirkan. Apa artinya buat kita? Berdoalah sungguh-sungguh! Menyembahlah di dalam roh! Tambah jam-jam doa kita! Intinya, naikkan intensitas doa kita kepada Tuhan, hingga hujan yang Ia janjikan itu benar-benar turun. 

Pemesanan CD Khotbah ini dapat dilakukan via telp di 021 - 53155701 atau melalui Toko Buku Tabgha pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

Service Times & Speakers